Sekilas info
Selamat Datang di website Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah. . Pemustaka sudah boleh masuk ke dalam perpustakaan untuk mencari buku, baca di tempat belum dibolehkan . Pengembalian buku, Pemustaka langsung menyerahkan ke petugas front office di Perpustakaan Kalteng. . Perpanjangan masa peminjaman buku, dapat dilakukan lewat whatsapp 082250569900, tidak perlu datang ke Perpustakaan Kalteng . Jam Layanan 08.00 WIB - 15.30 WIB (Istirahat 12.00 WIB - 13.00 WIB) .

Rapat Koordinasi Bidang Perpustakaan Tahun 2019

(01/05/2019). Dinas Perpustakaan dan Arsip Prov. Kalteng menggelar rapat koordinasi bidang perpustakaan tahun 2019 dengan tema “Kebijakan Perencanaan Program Pengembangan Perpustakaan Tahun 2020 Melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial” dan Sub Tema “Penguatan Pengembangan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca di Provinsi Kalimantan Tengah

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud dari tanggung jawab dan wewenang Dinas Perpustakaan dan Arsip Prov. Kalteng dalam pembinaan dan pengembangan perpustakaan yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, yang meliputi Perpustakaan Umum Kabupaten/Kota, Perpustakaan Sekolah, Pegiat Perpustakaan, Perpustakaan OPD Pronvinsi, dan Taman Baca Masyarakat.

(Baca Juga : Kunjungan Gubernur ke Dinas Perpustakaan dan Arsip)

Dalam rapat koordinasi ini disampaikan usulan sasaran pokok/strategis Renja Tahun 2020, antara lain Mendorong Penguatan Kelembagaan, Pengembangan Kualitas dan Kuantitas SDM, Peningkatan Sarana Gedung dan Perlengkapan Ruang Layanan, Peningkatan Koleksi Online dan Konvensional, Dukungan DAK Provinsi untuk Kabupaten/Kota/Desa/Kelurahan.

Dalam rapat juga dipaparkan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan perpustakaan antara lain kurangnya data dukungan perpustakaan, masih ada perpustakaan yang belum terdata, kurangnya kualitas dan kuantitas tenaga pengelola perpustakaan, belum maksimalnya keberpihakan pemangku kepentingan terhadap perpustakaan, terbatasnya anggaran untuk operasional, jumlah bahan bacaan yang masih minim, sarana dan prasaran yang masih kurang, serta masih rendah minat baca masyarakat.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut diataskan disampaikan beberapa solusi, yaitu memperkuat struktur kelembagaan perpustakaan dengan pembuatan peraturan daerah, peraturan gubernur, dan peraturan bupati sampai ditingkat bawahnya, perlu adanya pengembangan koleksi, perlu update data dan pelaporan, peningkatan SDM secara kulitas dan kuantitas, peningkatan kualitas layanan (kegiatan dan sarpras), perlu adanya sinergitas program pembangunan perpustakaan dari pusat sampai ke daerah, perlu adanya komitmen bersama bahwa keberadaan perpustakaan itu penting.