Sekilas info
Selamat Datang di website Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah. . Selama PPKM, Layanan Pembuatan Kartu Anggota, Peminjaman Buku, menggunakan sistem online, simak Panduan Adaptasi Kebiasaan Baru di website ini. . Pengembalian buku, Pemustaka langsung menyerahkan ke petugas front office di Perpustakaan Kalteng. . Perpanjangan masa peminjaman buku, dapat dilakukan lewat whatsapp 082250569900, tidak perlu datang ke Perpustakaan Kalteng .

Perpustakaan Kalteng Wajah Baru

Saat ini, bidang perpustakaan menjadi salah satu prioritas nasional. Perpustakaan masuk dalam kegiatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 melalui program penguatan budaya literasi, inovasi, dan kreativitas. Literasi memiliki peran sangat penting untuk membangun masyarakat berpengetahuan dan berkarakter.

Dibutuhkan konektivitas terhadap bahan bacaan serta sumber bahan bacaan yang berkualitas agar masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan pengetahuan. Dengan adanya peningkatan kualitas layanan perpustakaan bisa mewujudkan sumber daya manusia yang unggul.

(Baca Juga : Pegawai Dispursip Kalteng Lakukan Tes Swab Antigen)

Sebagai wujud pembangunan Sumber Daya Manusia, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo melalui dana APBN Perpustakaan Nasional didukung oleh Pemprov Kalteng merenovasi gedung Perpustakaan Kalimantan Tengah, di Jalan AIS Nasution No. 11 Palangka Raya. Ada penambahan ruang baca dan beberapa fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan dalam kegiatan Literasi di Kalteng.

Luqman Alhakim, SP, M.Si., Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, di ruang kerjanya, Rabu (28/07), mengatakan “Renovasi ini adalah kebutuhan, kita membutuhkan ruang baca dan penempatan koleksi yang lebih luas, dan Pemerintah Pusat lewat APBN didukung oleh Pemerintah Provinsi mengakomodir usulan untuk renovasi gedung perpustakan, untuk peningkatan layanan dan pengembangan SDM di Kalteng."

Ia menambahkan ''Nantinya juga ini bukan hanya jadi pusat buku, tapi juga pusat inovasi literasi seperti inklusi sosial. Hal ini menyesuaikan dengan arahan dari Perpustakaan Nasional, bahwa perpustakaan harus bisa mengakses inklusi sosial dan pemberdayaan masyarakat dengan bahan literasi. Kehadiran Perpustakaan tidak hanya sekedar mengelola buku, tetapi mengelola pengetahuan sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. " ujarnya.

Dalam beberapa bulan ke depan proses renovasi akan selesai dan sahabat Perpustakaan dapat menikmati layanan baru ini. Dengan adanya transformasi Perpustakaan Kalteng ini, semoga menjadi magnet bagi masyarakat untuk gemar membaca buku maupun berinovasi dalam pengembangan literasi menuju Kalimantan Tengah yang makin berkah.

Dalam beberapa bulan ke depan proses renovasi akan selesai dan sahabat Perpustakaan dapat menikmati layanan baru ini. Dengan adanya transformasi Perpustakaan Kalteng ini, semoga menjadi magnet bagi masyarakat untuk gemar membaca buku maupun berinovasi dalam pengembangan literasi menuju Kalimantan Tengah yang makin berkah.