Buku Kesah Bue I hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lisan Dayak yang sarat nilai dan makna. Buku Kesah Bue I merupakan kumpulan cerita rakyat yang tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga memuat nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Dayak. Kisah-kisah di dalamnya mengajarkan bahwa iri hati, rasa cemburu dan sikap menutup diri hanya membawa kehancuran. Keserakahan terhadap hasil alam akan mendatangkan bencana, sebab hutan dan sungai bukan sekadar ruang hidup, melainkan entitas yang harus dihormati. Sebaliknya keberanian, kesetiaan, cinta serta kerendahan hati selalu menang melampaui kejahatan.
Dalam adat Dayak, setiap kesalahan – baik disengaja maupun tidak – harus dipertanggungjawabkan demi menjaga persaudaraan dan keseimbangan hidup. Pada akhirnya, tutur kata yang santun, kepatuhan pada adat, serta kendali atas emosi adalah kunci harmoni; siapa pun yang melanggar pantangan akan menanggung akibatnya.
Kesah Bue I menghadirkan kumpulan cerita rakyat yang bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Dayak. Di dalamnya tersimpan pesan moral tentang bahaya iri hati, keserakahan, dan sikap menutup diri, serta pentingnya keberanian, kesetiaan, cinta, kerendahan hati, dan penghormatan terhadap alam. Hutan dan sungai bagi masyarakat Dayak bukan sekadar ruang hidup, melainkan entitas sakral yang harus dijaga.
Buku Kesah Bue I diharapkan dapat menjadi bacaan yang bermanfaat, menginspirasi, dan mampu menumbuhkan rasa bangga serta kecintaan terhadap kebudayaan Dayak serta dapat digunakan oleh masyarakat, tenaga pendidik, peserta didik, peneliti, serta semua pihak yang ingin memahami kearifan lokal Kalimantan Tengah.
Leave Your Comments