Sekilas info
Selamat Datang di website Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah. . Selama PPKM, Layanan Pembuatan Kartu Anggota, Peminjaman Buku, menggunakan sistem online, simak Panduan Adaptasi Kebiasaan Baru di website ini. . Pengembalian buku, Pemustaka langsung menyerahkan ke petugas front office di Perpustakaan Kalteng. . Perpanjangan masa peminjaman buku, dapat dilakukan lewat whatsapp 082250569900, tidak perlu datang ke Perpustakaan Kalteng .

Pojok Baca Digital Segera Hadir di Bumi Tambun Bungai

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Muhammad Syarif Bando, 2 Maret lalu melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah. Kunjungan Kepala Perpusnas ini adalah untuk menghadiri acara Talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah. 

Bersama dengan berlangsungnya kunker tersebut, Kepala Perpusnas RI juga menyampaikan bahwa Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah mendapatkan bantuan berupa Pojok Baca Digital (Pocadi). Hal ini adalah upaya meningkatkan indeks literasi masyarakat guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing

(Baca Juga : Webinar Series : Penulisan dan Penerbitan Buku )

Syarif Bando menyatakan, saat ini perpustakaan mengalami perubahan paradigma. Salah satu definisi perpustakaan adalah tempat untuk menemukan solusi menghapus belenggu kebodohan dan kemiskinan masyarakat. Membaca dan perpustakaan menjadi cara untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan.

Program bantuan Pocadi merupakan salah satu kegiatan prioritas nasional di bidang perpustakaan. Bocah di adalah sebuah konsep tempat membaca yang menyediakan koleksi buku cetak, buku digital (ebook) dan bahan bacaan lainnya. Adapun bentuk program pengembangan Pocadi ini yaitu dengan memberikan perangkat teknologi informasi dan komunikasi serta koleksi yang ditempatkan di pusat keramaian atau titik kumpul masyarakat di daerah.

"Kelemahan bangsa kita selama ini adalah kekurangmampuan memanfaatkan sumber daya alam dengan baik sehingga aspek literasi ke-4, yakni kemampuan menciptakan produk barang atau jasa belum optimal dilakukan. " imbuh Kepala Perpusnas.

Lebih jauh, Kepala Perpusnas mengingatkan generasi muda adalah penentu kesuksesan pembangunan di masa depan. Mereka yang diharapkan mampu memanfaatkan potensi dari kekayaan sumber daya alam lewat proses kreatifitas dan inovasi tanpa henti.

Hadirnya Pocadi pada masyarakat diharapkan dapat menjadi layanan ekstensi dari perpustakaan umum yang dapat diakses oleh masyarakat di titik-titik keramaian. Selain itu fungsi lainnya juga menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, pelatihan dan pemanfaatan lainnya. Diharapkan dengan adanya Pocadi masyarakat dapat memiliki tempat mudah untuk mengakses perpustakaan di keramaian dan sebagai ruang terbuka untuk masyarakat belajar serta mengisi waktunya.

Pocadi direncanakan bisa digunakan masyarakat Kalteng pada September mendatang. Untuk lokasinya akan ditempatkan di Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Jalan RTA Milono. KM 1, Palangka Raya